Film Ibu Maafkan Aku, Karena Ibu adalah Pahlawan
 02 Nov 2016 03:45  Film Ibu Maafkan Aku  Inspirasi

Film Ibu Maafkan Aku sarat Pesan Moral

Film "ibu, Maafkan Aku" produksi pertama Onasis Media Intertaimen baru saja selesai ditayangkan dalam sebuah Press Screening (Penayangan terbatas untuk Media) berlansung di Plaza Indonesia Jakarta, Selasa(1/11/2016).

Film arahan sutradara baru Amin Ishaq ini rencananya akan tayang secara resmi pada 10 November 2016 bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan Nasional  Tepat, Karena Ibu merupakan personifikasi seorang pahlawan paling tidak buat keluarganya. 
kata Amin Ishaq

Siang itu, hampir seluruh Cast film ibu hadir antara lain Christine Hakim, Ade Firman Hakim, Meriza Febriani, Rezka Syam dan Marcellino. Selain itu, Amin Ishaq selaku sutradara ditemani eksekutif Produser Imam Suharyadi dan Abdullah Faiz selaku Produser juga terlihat hadir di tengah-tengah para pemain.

Imam Suharyadi selaku Eksekutif produser dalam tanya jawab bersama media mengatakan harapannya setelah menonton film ini, anak bisa berubah sikap terhadap ibunya. 

Terkait lamanya proses syuting menurut Amin Ishaq, film ibu ini kurang lebih dilakukan selama 9 bulan, prosesnya produksi dan post produksi yang cukup panjang. Proses pergantian judul pun dilakukan yang awalnya berjudul "Surga yang terluka" berubah menjadi "Ibu Maafkan Aku".  

Amin kemudian menceritakan proses pembuatan film ibu. Awalnya ini keinginan produser dan eksekutif produser untuk membuat film bertema ibu, film Sederhana dan mewakili realitas masyarakat. Namun membuat film sederhana tidak segampang yang kita pikirkan. 

"Kita banyak belajar dari Ibu Christine Hakim sebagai mentor kami,  orangnya sabar, detail totalitas, integritas dan merupakan legenda hidup perfilman Indonesia." Ungkap Amin Ishaq.

Peran aktor Senior seperti Christine Hakim, Herdin Hidayat dan Marwata membuat film ini memiliki 'ruh' nya sendiri. Celetukan-celetukan Marwata bisa menjadi bumbu menarik, menghibur sekaligus masuk akal. 

Proses syutingnya sendiri dilakukan selama 18 hari berlokasi di kaki Gunung Gambar, Gn Kidul, Jogyakarta. Medan yang lumayan berat dan akses yang jauh dari pusat kota membuat tantangan tersendiri bagi cast dan crew film.  
Sutradara memuji stamina Christine Hakim, meskipun telah berusia 60 tahun tapi mampu naik dan menuruni bukit untuk melakukan pengambilan gambar di sana, sesuatu yang dirasakan berat bagi Sang sutradara, Amin Ishaq.

Istimewanya film ini menurut Christine Hakim terletak pada misinya yang ingin  memberikan tontonan general atau umum untuk semua umur mulai anak-anak hingga orang tua. Film ini sebagai syiar atau dakwah yang memberi mamfaat untuk orang banyak. Selain itu film ini tentang kesederhanaan. Meskipun ini hanya karangan semata, tapi sebetulnya kisah atau karakter di film ibu ini juga terjadi dalam kehidupan kita sendiri. 

"ibu yang telah berdarah-darah oleh karena itu kita harus selalu mengingat jasa ibu." Ungkap Christine Hakim. 
 

Film "Ibu Maafkan Aku"  menceritakan tentang sosok Hartini (Christine Hakim), Ibu usia paruh baya yang memiliki tiga orang anak. Sepeninggal suaminya,Basuki (Herdin Hidayat) Ia menjadi satu-satunya punggung ekonomi keluarga. Harus bekerja keras sebagai pengumpul batu kerikil di pinggir kali di kaki Gunung Gambar, Gn Kidul. 

Banyu (Ade Firman Hakim), anak tertuanya bercita-cita menjadi seorang pilot sedangkan Gendis (Meriza Febriani)  ingin menjadi dokter. Apakah mereka berhasil meraih cita-citanya? Saksikan penayangan pada 10 November 2016 di seluruh bioskop tanah air.