Cara Membuat Video Menarik dengan Smartphone
 05 Mar 2017 00:00  Skill  Berita

workshop pembuatan video pendek melalui smartphone

Cara Membuat Video Menarik Melalui Smartphone 

Sudah menonton video blog (vlog) ala Presiden Jokowi bersama Raja Salman? Video yang sempat viral di media sosial beberapa hari yang lalu. Di video itu Pak presiden terlihat gaul dan kekinian seperti tidak mau kalah dengan para vlogger profesional. Jika presiden saja sudah sadar teknologi informasi kekinian, masa kamu belum. Apalagi kamu yang mengaku generasi millenial (kelahiran tahun 80 ke atas) sudah saatnya mahir membuat konten video, tidak mesti berdurasi panjang, 2-3 menit sudah cukup dan tidak harus menggunakan kamera mahal misalnya kamera DSLR atau mirrorless, karena kamu bisa membuat video menarik hanya dengan Smartphone, ya...Smartphone !

Nah, terkait video, Sabtu kemarin, saya termasuk beruntung bisa menjadi salah satu dari belasan orang yang terpilih sebagai peserta workshop pembuatan video pendek melalui smartphone. Mas Teguh Sudarisman menjadi tutor nya, seorang penulis buku, Travel writer, videographer dan kontributor majalah-majalah traveling/maskapai penerbangan.

Dalam sesi pelatihan yang berlangsung di Hotel Allium Tangerang, Mas Teguh membagi ilmu dan pengetahuannya pada belasan peserta yang beberapa diantaranya adalah blogger,termasuk saya. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan majalah TravelXpose.  

Dalam kesempatan tersebut, sebelum menjelaskan teknik pembuatan video, mas Teguh terlebih dahulu mengurai dalam slide presentasinya soal latar belakang dan fakta trend video dewasa ini. Ia mengatakan bahwa rata-rata rentang perhatian manusia hanya 8,25 detik oleh karena itu biasanya sebagian besar orang tidak betah membaca artikel lama-lama tapi justru sebaliknya bisa berlama-lama menonton video. Selanjutnya, 55 % orang menonton sekurangnya 1 video perhari, 65 % di antaranya mau menonton hingga 3/4 dari durasi video. Inilah alasan mengapa membuat video terutama video pendek itu penting dan perlu untuk saat ini.

Lantas, apa itu yang disebut short video? Mas Teguh kembali menjelaskan bahwa video pendek itu rentang durasinya hanya  2-3 menit, jika 1 menit terlalu singkat sedangkan 5 menit terlalu lama.

So, bagaimana cara membuat video pendek? Berikut 10 langkah membuat video smartphone yang disampaikan oleh Mas Teguh Sudarisman.

Pertama, Tanya pada diri sendiri apakah saya memang perlu belajar membuat dan mengedit video? Ini penting agar terbentuk motivasi yang kuat.

Kedua, menyiapkan perangkat keras atau alat-alat pendukung kegiatan syut dan editing seperti smartphone berbasis (Android, iOS, windowsPhone, Blackberry), monopod/Tongsis/Steady Cam,Handheld Gimbal (stabilizer), Remote Control/Tomsis, Holder Tripod, Microphone Tambahan, video recorder, lakban, gunting dan laptop.

Penggunaan tripod khususnya Handheld Gimbal sangat penting dan wajib dalam pengambilan gambar karena dapat menstabilkan shot, bisa melakukan zoom in zoom out, bisa melakukan low angle shot/high angle, selfie, rotasi 360 derajat, timelapse, tilt dan panning. Selain itu jangan lupa menyiapkan LED video lighting untuk mengantisipasi kekurangan cahaya saat pengambilan gambar.

Ketiga, menyiapkan perangkat lunak/aplikasi untuk syut dan edit. Unduh dan pelajari aplikasi syuting video. Aplikasi yang bisa diunduh di play store seperti Filmora Go, PowerDirector, Viva Movie, Magisto, iMovie dan Splice. Untuk workshop kemarin, Mas Teguh menyarankan menggunakan PowerDirector dengan alasan mudah mengoperasikan dan fiturnya lumayan lengkap. Tapi ingat, unduh yang berbayar bukan sekedar gratisan ya. Hehehe. Untuk cara operasional aplikasi bisa dilihat tutorialnya di youtube.

Keempat, mempelajari perangkat keras dan lunak tersebut. Kuasai dua piranti ini agar dalam mengoperasikannya bisa optimal.

Kelima, mempelajari konsep dan teknik syuting. Salah satunya dengan menerapkan 5 shot method yakni close up muka, close up aktivitas, wide shot, side shot, over-the soulder shot.

Keenam, membuat rencana liputan. Caranya dengan mencari ide cerita bisa dengan mendengarkan musik latar terlebih dahulu, lalu mencari informasi tentang subyek yang akan disyut, membuat skenario, menentukan setting/lokasi, mencari aktor dan aktris, alat dan properti apa yang mesti disiapkan dan menghitung biaya.

Ketujuh, melakukan syuting atau pengambilan video. Menyiapkan peralatan syuting dan memastikan bluetooth yang ada di Tomsis aktif. Gunakan Tripod/gimbal agar gambar stabil dan rekamlah dengan posisi landscape (mendatar) bukan portrait (vertikal). Jangan lupa bawa powerbank, kabel power, colokan T dan aktifkan airplane mode.

Kedelapan, melakukan editing dengan aplikasi yang sudah diunduh tadi.

Kesembilan, upload ke Youtube atau channel video lainnya.

Kesepuluh, sharing dan promosi. Hasil video yang kita buat siap kita share ke media sosial milik kita. Pastikan videonya menarik, unik dan menghibur karena menurut mas Teguh, sukses atau tidaknya posting atau sharing video baik di youtube maupun medsos adalah tergantung kontennya apakah informatif dan menghibur. 

Akhirnya Mas Teguh memberikan kalimat pamungkasnya pada peserta "Jangan bangga membuat video jelek!"

Selamat mencoba !

Lihat hasil video saya klik >Video Hasil Workshop
 


<video src="https://youtu.be/SiqUfJhZvAo"></video>
<video src="https://youtu.be/SiqUfJhZvAo"></video>